Tentang Bangkalan

Secara geografis Kabupaten Bangkalan memiliki nilai strategis, karena paling dekat dengan Pulau Jawa. Dengan letak paling barat Pulau Madura, Bangkalan menjadi pintu gerbang lalu – lintas barang dan jasa yang menghubungkan Jawa dan Madura. Bahkan Bangkalan termasuk dalam pengembangan Area Metropolitan Surabaya (Surabaya Metropolitan Area/SMA), di mana diharapkan menjadi kutub pertumbuhan ekonomi di Propinsi Jawa Timur. Wilayah Kabupaten Bangkalan dengan luas 1.260.16 Km 2 , berbatasan dengan laut Jawa di sebelah utara, Kabupaten Sampang di sebelah timur, serta Selat Madura di sebelah selatan dan barat.

Jumlah penduduk Bangkalan tercatat sebanyak 926.559 jiwa dengan kepadatan rata – rata 735/ Km 2 , tersebar di 18 Kecamatan. Nilai PDRB Kabupaten Bangkalan pada tahun 2016 sebesar Rp. 6.066 Triliun berdasar harga konstan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4.62 %.

Nilai strategis dan peran Kabupaten Bangkalan dalam investasi dan perdagangan semakin vital dengan selesai & beroperasinya Jembatan Nasional Suramadu yang menghubungkan Kabupaten Bangkalan di Madura dan Surabaya di Pulau Jawa. Bangkalan pun akhirnya merupakan bagian pusat pengembangan perekonomian Jawa Timur, sehuingga perlu dilakukan langkah-langkah strategis untuk mengelola wilayah Surabaya -Madura (Bangkalan) secara terkoordinasi, sistematis, terarah, dan terpadu.

Hasil proyeksi pertumbuhan menunjukkan ekonomi Madura (termasuk Bangkalan) pada tahun 2016 diperkirakan akan berkembang pesat untuk industri padat modal, seperti : industri kimia, mineral, mesin dan elektronik. Industri sebagai engine of growth, diharapkan dapat mendorong perkembangan sektor lainnya, seperti perdagangan, bangunan dan konstruksi, transportasi dan komunikasi, seta jasa-jasa termasuk keuangan dan sewa ruang perkantoran.